Gas Elpiji 3 Kg Langkah Petani bilang"Maju Kena Mundur Kena". -->

Iklan Semua Halaman

Gas Elpiji 3 Kg Langkah Petani bilang"Maju Kena Mundur Kena".


Gas Elfiji 3Kg di jadikan Bahan bakar Mesin Untuk menyediakan Air 
SOPPENG TERKINI, SOPPENG—Gas elpiji tabung 3 kilogram (kg) subsidi pemerintah diduga banyak disalahgunakan. Buktinya, gas elpiji yang hanya diperuntukan bagi masyarakat golongan menengah ke bawah ini, dikeluhkan sering habis.

Penjualan dan peruntukan Gas Elpiji 3 Kg  kini kembali mengundang masalah. Penggunaan yang tidak sesuai peruntukannya  atau sering disebut "salah sasaran" kembali terjadi di sejumlah daerah. Khususnya di Kecamatan Marioriawa

Diketahui Gas Elpiji 3 Kg dan yang seharusnya disediakan untuk konsumen yang tergolong masyarakat kurang mampu atau prasejahtera dan usaha ekonomi mikro kecil ternyata penggunaannya banyak dikonsumsi oleh mereka yang tergolong mampu atau mereka yang tidak berhak membelinya.

Masalah yang disebut salah sasaran ini sesungguhnya bukan hanya terjadi sekarang, namun di waktu-waktu sebelumnya sudah lama ditemui.

Dampak atas masalah demikian sudah  tentu yang paling dirugikan adalah masyarakat miskin atau kurang mampu atau prasejahtera dan usaha ekonomi mikro kecil yang selayaknya sebagai pengguna sesuai aturan yang telah ditetapkan,

Sekarang hampir semua pemilik disel telah mengganti dengan bahan bakar gas. Selain lebih irit, biaya operasionalnya lebih menguntungkan," Kata H.Sise (50), saat di temui SOPPENG TERKINI Kamis (18/7) di Area Sawah miliknya.

Menurut H.Sise petani mulai beralih dengan bahan bakar gas semenjak petani dipersulit mendapatkan solar. Karena untuk membeli solar harus membawa surat rekomendasi dari desa.Selain itu pemakaian solar atau Bensin  lebih boros biaya operasional ungkap H.Sise

Lebih lanjut H.Sise mengatakan bahwa sekarang ini Area Persawahan di Kecamatan Marioriawa Cukup luas namun debit air semakin berkurang apa lagi kalau musim kemarau seperti ini tanpa menyedot Air kita tidak akan pernah Panen jelasnya.

"Saya berharap kepada Pemerintah supaya mencarikan solusi terbaik bagi kami Petani Jangan hanya kita di salahkan,"harap H.Sise.

Sementara itu Bure mengatakan dirinya sering delimatis mau Pake Premium susah untuk mendapatkan ibarat kata Maju kena mundur kena Jelasnya.(sar)