Pelatihan Teknis Tematik Pupuk Organik Bagi Non Aparatur -->

Iklan Semua Halaman

Pelatihan Teknis Tematik Pupuk Organik Bagi Non Aparatur



SOPPENGTERKINI.COM--Wakil Bupati Soppeng Ir. H. Lutfi Halide, MP membuka secara resmi acara Pelatihan Teknis Tematik Pupuk Organik Bagi Non Aparatur di Desa Maccile Kec. Lalabata, Kamis (25/03/2021)

 Wakil Bupati Soppeng, Lutfi Halide beeharap peningkatan produksi, dibarengi peningkatan pendapatan petani. Ini tertuang pada visi Bupati yaitu kesejahteraan. 

"Saya mau ada nilai tambah di padi, dan bebek dimana kita bisa mebuat MOU antara kelompok tani dengan para pemilik warung makan, sehingga nanto kedepannya orang mengatakan jangan mati sebelum makan Nasu Palekko di Soppeng,"kata Lutfi 

Lutfi berharap ada contoh yang dapat dilihat untuk masyarakat lainnya. Jangan ragu untuk memulai sesuatu dan saya akan minta kepada kepala desa dan kantor untuk tanam sayur.

 Kepala Balai Besar Pelatihan Pertanian (BBPP) Batangkaluku,  DR. Sabir, S.Pt, M.Si menambahkan
materi ini diangkat karena dilatarbelakangi oleh beberapa persoalan diantaranya saat ini kita diperhadapkan suatu masalah, dimana ketersedian pupuk bersubsidi kurang dan meningkatnya kesadaran masyarakat untuk mengkomsumsi pangan sehat. Sehingga hal ni melatarbelakangi kita kembali menggunakan pupuk organik.

"Pertanian kita ini bukan lagi pertanian dulu, dimana dulu kita bertani dalam rangka memenuhi kebutuhan  hidup keluarga, tapi sekarang pertanian sudah menjadi kewajiban dalam mendapatan keuntungan dan berorientasi bisnis. Sehingga pertanian ini harus diolah secara efisien dan profesional dengan cara kita membutuhkan ilmunya. 

Kadis tanaman pangan, hortikultura, perkebunan dan ketahanan pangan, Ir. Fajar, MMA 
mengatakan terkait pelatihan ini dilakukan untuk menjawab tantangan yang dihadapi para petani tentang ketersediaan pupuk khususnya kouta pupuk subsidi  di Soppeng tahun ini yaitu hanya 70% dan ini merupakan tantangan tersendiri

"Apa yang dilakukan pada hari merupakan salah satu solusi karena ini teknologi nya sangat sederhana dan mudah dilakukan. Karena disini saya melihat ada suatu inovasi yang bisa di contoh dan merupakan tindaklanjut dati perintah Wabup dimana kedepannya bukan hanya berorientasi pada peningkatan produksi tapi lebih kepada peningkatan pendapatan,"tambah Fajar. (St)