Hidup Terasa Indah Jika Al-Quran Dijadikan Sebagai Landasan Hidup

Iklan Semua Halaman

Hidup Terasa Indah Jika Al-Quran Dijadikan Sebagai Landasan Hidup

SOPPENGTERKINI.COM, MAROS - Sejak tanggal 20 Februari 2019, Erna Rasyid Taufan bersama dengan rombongan menggelar safari dakwah dan politik ke beberapa kabupaten, diantaranya Kabupaten Barru, Pangkep dan Maros.


Malam tadi Erna Rasyid bersama tim kembali menggelar zikir bersama dengan pendukungnya di salah satu rumah warga yang bernama Hastuti di Kabupaten Maros, Sulawesi  Selatan.


Kegiatan tersebut amat sangat meriah karena dihadiri oleh ratusan pendukung dan tim pemenangan dari dua kabupaten, Soppeng dan Bulukumba. Ustadz Muhammad Zain Husain diamanahkan membawakan tausiah sebagai siraman rohani bagi para pendukung Erna Rasyid Taufan.


Dalam paparannya ustadz Muhammad Zein menyampaikan bahwa masyarakat Kabupaten Maros harus cerdas dalam menentukan pilihannya pada tanggal 17 April 2019."Kalau kita ingin memilih pemimpin yang ideal sesuai dengan sabda Rasulullah, carilah pemimpin yang gemar mengamalkan nilai-nilai al-Quran dan as-Sunnah dalam kehidupannya sehari-hari," katanya.


Lanjut muballigh kondang tersebut, Erna Rasyid Taufan saya kira sangat layak untuk dipilih sebagai wakil rakyat yang memperjuangkan aspirasi masyarakat khususnya masyarakat Sulawesi Selatan karena kinerja dan perjuangan beliau sudah nyata dirasakan oleh kita semua diantaranya membetuk komunitas anak shaleh, mendirikan lembaga-lembaga tahfidz Al-Quran di beberapa kabupaten di Sulawesi Selatan. 


Sementara Erna Rasyid dalam sambutannya mengatakan bahwa motivasi terbesar saya terpanggil menjadi calon lebigislatif dapil dua Provinsi Sulawesi Selatan, semata-mata ingin mengangkat harkat martabat wanita yang selama ini dianggap lemah, kurang produktif, kurang memberi kontribusi buat kemajuan bangsa dan negara,"in syaa Allah saya akan bantah pernyataan ini bahwa hal itu tidaklah benar," ujarnya.


"Dalam perjuangan saya, saya mengedepankan nilai-nilai al-Quran dan as-Sunnah. Menurutnya kita tidak boleh berpolitik, berlandaskan kepada hawa nafsu semata, memprioritaskan hubbuddunnyanya (cinta dunia) semata karena jabatan yang akan kita duduki akan disoal dan ditanya oleh Allah SWT," tandasnya.


Di akhir sambutannya, istri Walikota Pare-Pare ini bertanya kepada seluruh peserta yang hadir "apakah kalian semua ikhlas dan ridha untuk memilih saya ?", maka secara serentak jamaah mengatakan "siap". Semoga komitmen ini terjaga sampai pada tanggal 17 April 2019.


Laporan: Bair