RDKK Tidak Lengkap,Jatah Pupuk Terancam Berkurang

Iklan Semua Halaman

RDKK Tidak Lengkap,Jatah Pupuk Terancam Berkurang


SOPPENGTERKINI.COM-SOPPENG--

Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng mengimbau kelompok tani
segera melengkapi rencana definitif kebutuhan
utuhan kelompok (RDKK).Jika tidak 
Jatah pupuk di Soppeng 2020 terancam dikurangi. 


Kepala Dinas TPHPKP Kabupaten Soppeng, Fajar mengungkapkan hal itu. Menurutnya informasi dari pusat jatah pupuk Soppeng terancam berkurang. Salah satu penyebabnya tidak lengkapnya RDKK dari koptan. 

Bila kebijakan pengurangan terjadi, lanjut Fajar cukup berdampak terhadap pertanian. Misalnya kuota pupuk urea 2019 masih mencapai 15 Ribu ton. Kuota tahun ini hanya mencapai 10 Ribu Ton.



Menurut Fajar, selaian ada kebijakan baru, kendala utama penyebab berkurangnya kuota pupuk Soppeng, karena laporan RDKK belum lengkap. Masih banyak perbaikan yang harus dilakukan oleh kelompok tani. Agar kuota yang didapat tidak berkurang.

"Kita sudah minta perbaikan RDKK sejak tahun lalu. Namun masih ada kelompok belum melakukan perbaikan. Koptan tidak mendapatkan pupuk jika RDKK belum lengkap” pungkas Fajar, baru-baru ini.
($)