BB 23,3 Kg Sabu Dimusnahkan -->

Iklan Semua Halaman

BB 23,3 Kg Sabu Dimusnahkan

12 Juni 2023

SOPPENGTERKINI.COM-- Wakil Bupati Soppeng,Ir.H.Lutfi Halide MP, menghadiri Pemusnahan Barang Bukti Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Soppeng di
 Kantor Kejaksaan Negeri Soppeng, Senin, 12 Juni. BB yang dimusnahkan diantaranya 23,3 kg sabu sabu.

Kepala Seksi Tindak Pidana Umum Kejaksaan Negeri Soppeng, Hasmia, SH., MH selaku ketua panitia pelaksana melaporankan kegiatan pemusnahan barang bukti dan benda sitaan tindak pidana yang telah berkekuatan hukum tetap.  Pelaksanaan amar putusan hakim (eksekusi) terhadap barang bukti untuk dimusnahkan atau untuk dirusak sampai tidak dapat dipergunakan kembali.
serta dalam rangka pengamanan guna pencegahan penyalahgunaan dan penumpukan barang bukti, benda sitaan digudang, barang bukti dan barangrampasan.

Adapun rincian jumlah barang bukti yang dilakukan pemusnahan diantaranya Sabu-sabu sebanyak 23,3638 gram, Alat isap sabu/bong sebanyak 3 buah, Handphone sebanyak 4 Unit, Batang kaca pireks sebanyak 2 buah, Kotak hitam/dos Hp sebanyak 1 buah, Pembungkus sabun zinsui sebanyak 1 buah, Shaset plastic kosong sebanyak 1 bal, Timbangan digital sebanyak 2 unit, Sendok sabu sebanyak 2 buah, Korek gas sebanyak 2 buah. Perkara Narkotika jenis Sabu dengan jumlah terpidana sebanyak 9 orang.
Perkara zina dengan jumlah Terpidana sebanyak 2 orang yang terdiri barang bukti yaitu celana pendek sebanyak 2 buah, celana dalam 2 buah, baju 1 buah, sarung sebanyak 1 buah, Bh/Bra sebanyak 1 buah.



Kajari Soppeng, Salahuddin, SH.MH mengucapkan terima kasih kepada jajaran polres yang telah menegakkan tindak pidana nakotika dan terima kasih kepada para jaksa yang selalu melakukan koordinasi dengan para penyidik dalam membuktikan perkara ini. Walaupun diketahui bahwa kita masing-masing bekerja secara independen namun tetap menjalankan profesionalitas dari institusi masing-masing. Tak lupa ucapan terima kasih juga kepada panitia pelaksana atas terselenggaranya kegiatan ini yang mana kegiatan pemusnahan ini dilaksanakan 2 kali dalam setahun. (St)