Bupati Soppeng, Suwardi Haseng menegaskan bahwa tema tersebut bukan sekadar slogan, melainkan ajakan untuk memperkuat kebersamaan dalam tindakan nyata. Ia menyebut momentum Halalbihalal tidak hanya menjadi ajang melepas rindu, tetapi juga mencerminkan kearifan lokal masyarakat Soppeng yang dikenal dengan nilai “Yassisoppengi”.
“Saya yakin dan percaya, warga Kerukunan Keluarga Soppeng mampu menyesuaikan diri di mana pun berada. Di mana tanah dipijak, di situ langit dijunjung,” ujar Suwardi.
Suwardi juga menyampaikan syair dalam bahasa Bugis yang sarat pesan moral bagi warga KKS. Syair tersebut menjadi simbol harapan agar masyarakat Soppeng, baik di kampung halaman maupun di perantauan, tetap menjaga persatuan, keharmonisan, dan semangat kebersamaan dalam kehidupan sehari-hari. ($)
Komentar