Soppeng Tolak Impor Beras -->

Iklan Semua Halaman

Soppeng Tolak Impor Beras


SOPPENGTERKINI.COM Wakil Bupati Soppeng Ir. Lutfi Halide. MP, memastikan Kabupaten Soppeng tidak akan impor beras, seperti rencana Perusahaan Umum Bulog. Alasannya, stok beras di wilayahnya surplus.

“Stok beras kita surplus, dan kebutuhan konsumsi beras per tahun sekitar 40.000 ton. Artinya secara kumulatif surplus beras sebesar 140.000 ton,” ujar Lutfi, kemarin.

Menurut Kepala Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Kabupaten Soppeng Ir. Fajar, data sepanjang 2022, luas panen padi di Soppeng mencapai 54.304 hektar dengan produksi padi sebesar 320.394 ton gabah Basah panen (GBG) atau setara dengan beras 180.000 ton.

Sementara perkiraan luas panen padi di Soppeng pada November hingga Desember 2022 mencapai 1.000 hektar dengan prakiraan produksi sebesar 58 ribu ton Gabah Kering Giling atau setara dengan 32.000 ton beras. Adapun kebutuhan konsumsi masyarakat Soppeng pada November hingga Desember 2022 diperkirakan sebesar 8 ribu ton.

“Kita masih ada stok yang digunakan untuk mencukupi pasokan di pasar dan aman,” ujarnya.

Berdasarkan hasil pemantauan petugas Dinas Tanaman Pangan, Holtikultura, Perkebunan dan Ketahanan Pangan (TPHPKP) Soppeng maupun Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (PPKUKM) Informasi Pasar di seluruh Kecamatan ketersediaan beras dan harga di Kabupaten Soppeng cukup aman dan stabil. (ST)